Langsung ke konten utama

Best of The Best



30 Hari Menulis Surat Cinta

14 Februari 2015

Kepada Sahabat Terbaikku (Polem)
Dear Polem Jelek,
Hampir 13 tahun kita saling mengenal. Begitu banyak hari-hari yang kita lalui bersama. Berjuang bersama, menghadapi banyak masalah bersama, dan bersenang-senang bersama. Meski kini kita tak lagi bisa menjalani setiap hari bersama, namun kita masih mencoba menjaga komunikasi.
Rasanya beruntung sekali menemukanmu dan menjadikanmu salah satu yang terpenting dalam hidupku. Darimu kuperoleh banyak motivasi yang mendukungku untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Jika orang bilang menemukan sahabat sejati itu sulit, aku berharap persahabatan kita akan sejati hingga kita tua nanti. Hingga kita meraih kesuksesan yang selalu kita mimpikan sejak dulu dan sedang kita perjuangkan saat ini.
Rasanya waktu berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemarin kita menggunakan baju putih merah dan bermain-main layaknya anak kecil yang tidak tahu begitu banyak masalah yang ada di dunia ini. Namun kini kita telah beranjak dewasa. Kita semakin mengerti bagaimana kerasnya kehidupan.
Namun aku beruntung karena aku memiliki seseorang yang menyayangi dan mendukung apa yang kita impikan. Aku beruntung karena saat sedihku ada seseorang yang begitu mengerti aku. Bahkan dia yang paling mengerti sifatku baik yang baik maupun yang buruk. Dia pula yang selalu memberi motivasi saat aku terpuruk. Dan orang itu adalah kau sahabtku.
Terima kasih telah menjadi sahabat yang baik. Terima kasih untuk segala yang telah kau berikan. Terima kasih pula telah menjadi bagian dari kehidupanku. Jangan suka galau, ya! :p
Semoga impianmu segera tercapai dan dapat menjadi dokter yang professional.Aku berharap tidak ada ruang yang mampu menciptakan jarak di antara kita hingga kita mampu menjaga persahabatan ini selamanya. Amin.

Salam sayang
Sahabatmu yang paling manis seantero dunia,
Dika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...