Kali ini aku pengen ngereview buku yang belakangan kubaca. Nah, jadi kemarin itu bela-belain baca buku Muhammad Al-Fatih karya ustadz Felix Y. Siauw. Alhamdulillah, bisa kholas dua hari. Yey.. Dalam buku ini mengisahkan tentang sesosok Al-Fatih dari masa kecilnya sampai bagaimana beliau mampu menakhlukkan konstatinopel. Ayahnya, Sultan Murad II, memiliki tiga orang putra di mana dua di antaranya dibunuh saat masih kecil. Jelas saja banyak yang ingin membunuh anak-anak sultan karena cita-cita Khalifah Turki Utsmani sejak dulu adalah menakhlukkan Konstatinopel. Begitu banyak pihak yang worry cita-cita itu terwujud. Hingga akhirnya Sultan Muhammad Al-Fatih atau nama aslinya Sultan Mehmed akhirnya menjadi harapan terakhir Kesultanan Turki Utsmani. Sejak umur 9 tahun beliau telah diajari pemerintahan oleh ayahnya. Beberapa kali sempat gagal dan diremehkan namun akhirnya dari sana beliau belajar. Sifatnya yang keras dimanfaatkan ayahnya untuk mengajarinya prinsip islam yang lurus....
Little sharing from a part of the world