Langsung ke konten utama

Dipaksa Cinta

Biologi menjadi salah satu mata pelajaran yang sulit bagiku. Jika dibandingkan dengan mata pelajaran eksakta lainnya aku lebih memilih pelajaran Kimia dan Matematika. Sepertinya aku memang tidak berbakat dalam menghafal. 

Keinginan menjadi dokter membuatku akhirnya memilih biologi sebagai jurusan untuk batu lompatan tatkala tidak lulus di FK Negeri pada tahun 2014. Dan begitulah 2014-2015 aku menjalani kehidupan sebagai mahasiswa biologi dengan paksaan bagaimana aku bisa menyukainya dengan sepenuh hati. Terkadang masih timbul rasa sedih karena menganggap ini semua tidak adil. Hingga akhirnya pada tahun 2015 Allah mengizinkanku untuk lulus di salah satu FK salah satu PTN. Namun takdir berkata lain, akhirnya harapan menjadi dokter pupus di tahun 2015.

Aku pun menguatkan tekad untuk mencintai biologi lebih dalam dan menyusun rencana apa yang akan kulakukan dengan jurusan ini. Wkwk. Akhirnya I decided to continue my master degree..

Drama DIPAKSA CINTA ga sampe situ, nah ternyata di sini itu masya Allah banget. Kalo dulu cuma dipaksa di sini dipaksa banget. Di mana aku harus membuat setiap aktivitas, khususnya aktivitas lab menjadi bagian dalam darah dan setiap hembus nafas ku. Ya. Karena jika tanpa cinta semua akan terasa berat. Sedang pake cinta aja terkadang down. Hihi...

Mari terus belajar mencinta... Mencintai ilmu, mencintai tempat kita terjerumus, dan menikmati berada di dalamnya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...