Langsung ke konten utama

Personal Branding

 Saat berada di kelas XL Future Leaders beberapa tahun lalu, itu kali pertama aku mendapatkan kelas personal branding. Personal branding adalah suatu cara bagaimana sebenarnya kita membranding diri kita di depan umum. Ya bisa dibilang gimana sih kita ngejual diri kita pertama kali.


Semakin dewasa kita semakin paham bahwa kita bertemu dengan banyak orang yang memiliki sifat berbeda dengan kita, memiliki sudut pandang berbeda dengan kita, juga style yang berbeda pula tentunya. Semakin kita meluaskan sudut pandang dan pergaulan semakin banyak pula orang yang akan kita temui.


Biasanya orang akan melihat kita pertama kali dari penampilan kita. Penampilan kita yang akan menjadi tolak ukur penilaian seperti apa kepribadian kita. Kata orang sih orang yang stylish adalah orang yang selalu mengikuti trend zaman. Eits tapi ternyata bukan begitu loh.


Menurut ilmu personal branding, kita ga perlu ngikutin perkembangan style sesuai zaman kok, malah kita harus tampil sesuai dengan apa yang buat kita nyaman dan orang lain nyaman. 


Jika kita berpenampilan menarik, cerah, bersih dan rapi, pasti orang akan menilai kita sebagai orang yang punya kepribadian baik. Tapi jika penampilan kita awuk-awukan, baju kusut, bau badan ga enak, otomatis orang akan menilai kita dengan buruk. Nah, jadi style itu bukan hanya tentang nyamannya kamu ya tapi diperhatikan juga nyamannya orang lain :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...