Langsung ke konten utama

Kepada Seorang Penulis Keche



30 Hari Menulis Surat Cinta

08 Februari 2015


Kepada Dyah Apriliani

Dear KaTeng,
Apa kabar? Masih sering nulis? Atau masih galau karena ujian-ujian yang terhentikan?  Ataukah sedang menikmati sisa-sisa masa SMA yang tinggal menghitung bulan? Ahh, jika kau tahu betapa menyenangkannya masa SMA itu, kau tak akan ingin cepat-cepat meninggalkannya.
Pasti kamu sedang deg-degan milih jurusan buat daftar SNMPTN, kan? Apapun jurusan yang kamu ambil, serahkan ke Tuhan karena sesungguhnya dia tahu yang terbaik buat masa depan kita. Terkadang aku lebay ya :D
Rasanya baru kemarin kita kenalan. Waktu itu kita masih SMP! Masih unyu banget! Dan lagi-lagi dunia maya turut andil dalam pertemuan kita. Kali ini facebook. Ingat gak keunyuan kita pas kenalan. Ya Allah, akhirnya pertemuan yang berakibat positif. Darimu kuperoleh semangat menulis. Sekarang kita udah besar aja, ya! Aku udah anak kuliahan dan kamu anak kelas tertinggi di sekolah. Wahh, waktu benar-benar membuat kita terlena akan cepatnya.
Oh ya, selamat ya buat ketiga novelnya yang lahirnya dempet-dempetan. Keren banget! Maaf belum dibeli, soalnya belum sempet ke gramedia. Kalaupun beli buku belinya di pasar loak (bisa dibilang gitu sih kayaknya) :D
Jika Tuhan mengizinkan, semoga bulan Juni atau Juli ini kita bisa ketemuan, ya! Aku bakal bawa novel kamu dan minta tanda tangan penulis kecenya. Sekian surat dariku.
Salam sayang
KaCar :3

Komentar

  1. Nggak bosen nih baca suratnya, kalo udah suka jadi nyaman :)

    BalasHapus
  2. Makasih. Tulisan kakak lebih keren :3

    BalasHapus

Posting Komentar

Jangan ragu komentar ya, Teman ;)

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...