Langsung ke konten utama

Sebuah Mimpi yang Beralaskan Semangat



30 Hari Menulis Surat Cinta

11 Februari 2015

Dear Novri,
Rasanya baru kemarin kita menjalani rutinitas yang padat bersama-sama. Masih terngiang dengan jelas tatkala kita menyanyi bareng dengan suara khas cempreng yang membahana.
Tapi sekarang kita menjalani aktifitas yang berbeda. Aku bisa merasakan bagaimana rasanya di posisimu. Berjuang demi membahagiakan ibumu meski terkadang dilecehkan orang-orang.
Novri sayang, jikalau engkau tahu, tak pernah sedikit pun terlintas di benak kami untuk mengabaikanmu, apalagi mengenyampingkan keberadaanmu. Terkadang rasa sensitif dipadukan dengan miss communication berimbas sangat buruk dalam suatu hubungan.
Setelah apa yang engkau lalui, setelah banyak cobaan yang engkau hadapi, kami selalu merasa kagum akan ketegaranmu.Kami selalu terpukau akan semangatmu! Ingatkan mimpi-mimpi yang pernah kita rangkai. Apalagi cerita gila untuk masa depan kelak, ketika kita reunian suatu saat. Bukankah kau yang paling semangat tatkala kita mengingat janji konyol itu! Ingat, jikalau kau tidak bisa menepati janji itu apa konsekuensi yang telah kita buat! Seharusnya itu mampu membuatmu lebih semangat menjalani hari dan membuat terobosan-terobosan gemilang untuk masa depanmu.
 Kami, teman-temanmu di kelas 3 IPA 1, tidak akan pernah meninggalkanmu sepahit apapun cobaan yang akan kau hadapi.
Percayalah cobaan itu yang menguatkanmu! Kita telah melalui banyak waktu senang bersama, tak mungkin kami meninggalkanmu apalagi melupakanmu hanya karena sebuah problem yang engkau hadapi.
Teruslah menggantung cita-citamu! Buatlah ibumu bangga padamu saat waktunya tiba nanti! Tetap semangat ya! Jangan pernah lelah bermimpi! We love you!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...