Langsung ke konten utama

Sweet Memories Ever

 
30 Hari Menulis Surat Cinta

03 Februari 2015

Kepada Twieces’s One Family
 
  Dear teman-teminku yang cantik dan ganteng
Rasanya baru kemarin kita masih bersama-sama menjalani hari-hari gila. Hari-hari penuh suka duka perjuangan yang hingga detik indah terekam indah di ingatanku. Sebenarnya setiap kali flashback kenangan kita membuatku merasa sedih, mengingat rasanya begitu cepat waktu itu berlalu? Mungkinkah hari-hari itu kembali lagi?
Mungkin tidak karena waktu yang telah pergi tak mungkin kembali. Masih terekam dengan jelas di ingatan saat pertama kali kita masuk ke kelas itu. Kelas dengan wali kelas yang baik, gokil dan gawl abis. Haha. Setiap kali kita diskusi di kelas tak pernah tawa itu lenyap dari suasana. Pun sedetik saja. Ini beneran lebay! :D
Perjuangan dimulai di awal masuk dengan diwajibkannya presentasi untuk setiap pelajaran. Khususnya pelajaran kimia, buat power pointnya penuh perjuangan kan yah, waktu itu kita beneran jadi manusia super duper (sok) sibuk! Udah gitu presentasinya harus bagus, kalo gak disuruh ngulang. Peristiwa yang paling kuingat itu waktu Dewi presentasi terus habis dimarahin hanya gara-gara kesalahan kecil, ujungnya dia nangis, tapi akhirnya dia dapet nilai tertinggi buat presentasi itu.
Selain itu kita juga praktikum ke lab. Waktu itu aku dapet titrasi asam-basa dan ngirup HCL murni sampaian. Ujungnya disuruh minum air jeruk. Tapi seruuu banget. Kangen banget sama moment-moment seru di lab :’)
Kemudian presentasi biologi dan praktikum yang.... you knowlah, My Dears :D
Paling simpatik sama Novri yang ... (sabar ya, Nov! We are be there for you :*)
Oh iya, di kelas juga terjadi cinlok oleh beberapa pasangan. Setiap kali jam kosong pasti langsung duduk ke samping tempat duduk pasangannya. Bikin envy ajakan, di kelaskan banyak jones! Wkwk.
Peristiwa yang paling menyenangkan lainnya adalah waktu kita study tour ke Museum TB Silalahi di Balige. Heboh bangetkan ya waktu itu. Orang Putri sibuk pengen bawa kerupuk, gorengan, rujak, dan lain-lain. Bukan kayak study tour tapi kayak liburan jadinya. Terus kita foto-foto. Oh iya, peristiwa paling gila itu waktu mandi sama Polem dan Nabe! It’s so unforgetable moment! Buat gituan lagi, yuk! Wkwk.
Tapi satu tahun itu berasa singkat bangettt L Rasanya cuma kayak seminggu aja. Di akhir kita buat kemping perpisahan. Kemping gak ya namanya? :D
Oke! Jadi ceritanya kita tuh udah bawa tenda gede gitu ya. Tapi sayangnya pas udah nyampe di lokasi tiang penyangganya ketinggalan, ujungnya kita ngeramein rumah Putri. Terus kita buat api unggun! Sebelumnya makan malam tuh kita bakar-bakar (bukan bakar sampah lo!). Selesai makan malam kita kelilingi api unggun itu terus nyanyi-nyanyi, cerita-cerita, mengungkapkan semua isi hati kita! Tapi yang paling nyebelin pas Dita atau Putri yang ngomong Gilang mainin gitarnya musik yang lembut. Eh, begitu aku yang ngomong, jelek banget suara gitarnya dibuat. Nyebelinn!! -_-
Kita cerita-cerita sampai tengah malam hingga akhirnya bukan duduk lagi ngelilingin ai unggunnya malah tiduran. Sweet banget. Tengah malam di bawah bulan purnama, ada yang tiduran, ada yang duduk, ngelilingin api unggun, ada yang mainin suara gitar, sambil cerita-cerita. Ya Allah, kangen bangettt sama kalian :’)
Akhirnya kita berjuang bersama, belajar ekstra keras buat ngadepin UN dan SBMPTN. Ohya, pas itu ada les sore, terus sambil nunggu selesai makan dan shalat dzuhur kita nyanyi-nyanyi bareng. Dengan Aldy sebagai gitaris profesional dan Agnes sebagai artis gilanya. Wkwk. Terus kita melalui UN bareng, deg-degan nunggu pengumuman SNMPTN bareng, dan akhirnya banyak yang lulus SNMPTN! Selamat teman-temanku sayang!
Dengan beberapa orang yang gak lulus kita coba SBMPTN akhirnya. Perjuangan sekali ya :’)
Dan sekarang, udah hampir (kira-kira) sembilan bulan kita gak melalui hari-hari bareng. Rasa kangen itu sering banget muncul. Kalian tahu? Setiap moment sama kalian itu selalu jadi unforgetable moment. Makasih semuanya! Semoga kelak saat kita reunian, kita semua menjadi orang sukses yang bisa membanggakan orang tua, keluarga, dan almamater kita. Amin. Miss you so much, Dears ({})

Nb: Btw, perjanjian Nabe sama Novri masih berlakukan, ya? Pas reunian jangan lupa bawa surat nikah ya! *Ups* Wkwk.

Ini satu foto kita yang sampe sekarang sering aku lihat saat kangen kalian. Betapa cerianya kita saat itu. Makasih buat kalian semua. Love you so much! ({})




Salam Sayang,
Cewek terimut di kelas (Dika)

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Wkwk. Pada nangis, ya? Puk-puk ({})
    Iya, gaboleh putus. Kalo ada waktu harus kumpul! :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Jangan ragu komentar ya, Teman ;)

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...