Langsung ke konten utama

HAPPINESS!!

 

Perbincangan dengan diri….

“Duh, besok harus progress report aktivitas lab!”

“Duh, ini gimana sih, belum ada hasil udah harus LPJan hibah.”

“OMG! Administrasi organisasi masih berantakan, harus dirapiin.”

“Aku belum ngerti ini. Besok harus belajar A, B, C, D…….”

“Oiya, aku harus ngelakuin step ini kemudian itu kemudian…”

 

Dan tiba-tiba amanah lain datang bertubi-tubi di waktu berdekatan…

“Dek, kamu jadi bendahara untuk conference tahun depan, ya. Nanti malam meeting.”

“Dek, mbak boleh minta tolong kamu jadi supervisor untuk projek lembaga bawahan kita gak?”

“Mbak, ibu minta kamu buat draft jurnal yang akan kita terbitkan, ya. Pelajari juga scope dan kriteria penulisan jurnalnya.”

“Sepertinya penelitian kamu ini kurang publishable, gimana kalo di tambah A, B, C etc.”

“Mbak, bolehkah minta surat permintaan pemateri untuk acara A?”

“Mbak, kita mau LPJan. Tolong siapkan berkas-berkas dari ******* ya.”

“Mbak, mbak jadi koordinator acara ini ya. Soalnya yang lain pada keberatan.”

 

Well, sigh…

Berwarna ya tulisannya? Ya, seperti warna yang hadir saat dihadapkan dengan amanah-amanah kehidupan yang akan menambah panjang agenda di dalam keseharian kita. Dengan warna ini mungkin kita bisa mendeskripsikan kebahagiaan itu apa.

Menurutku….

Bahagia itu saat kita masih disibukkan dengan kebaikan-kebaikan. Kebaikan-kebaikan yang menguras energi, materi, waktu, dan hati.

Bahagia itu saat setumpuk amanah membuat kita semakin mendekat padaNya, karena kita tahu hanya Ia yang mampu kuatkan pundak kita.

Bahagia itu saat bisa tawazun, seimbang dunia dan akhirat. Kesibukan yang bertubi membuat iman semakin menyala berkobar.

Bahagia itu saat di ujung hari Allah katakan, pulang!, lantas kita tahu bagaimana kita mempertanggungjawabkan waktu yang telah Ia berikan di hidup kita. Saat kita sadari kelelahan-kelelahan yang kita rasa kita persembahkan untukNya.

Bahagia itu saat akhirnya kita tahu jika Allah ridha dengan apa yang kita lakukan di dunia. Saat Allah tahu, letih kita hanya demi mengharap ridhaNya 😊 


Sleman, 23 September 2020        
21. 51 WIB        


#writingchallenge
#day2
#thingmakesmehappy

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesan dan Pesan Untuk Asisten Laboratorium Fisika Kami (Kak Yosico Indagiarmi)

Assalamualaikum.. Dear kak Yosi yang cantik.. Sebenarnya di awal Dika bingung harus ngebuat apa berhubung dan dikarenakan Dika sadar bahwa Dika tidak termasuk orang kreatif :D Oke, jadi awal ceritanya tuh udah dapet ide mau buat kartu ucapanlah, mau buat videolah, mau nyatuin foto pake videomaker lah, bla bla bla. Namun dikarenakan ketidakpandaian manajemen waktu, akhirnya keter deh segalanya dan Dika memutuskan untuk mempost kesan dan pesan Dika di sini :D Awal mulanya Dika ingin berterimakasih kepada kakak yang telah membimbing kami selama satu semester dengan penuh kesabaran. Kami sadar bahwa kami benar-benar pusing dibuat mata kuliah fisika, namun kakak dengan sabar mengarahkan setiap praktikum yang kami jalani dan membuat kami menjadi senang dalam mengikuti mata kuliah ini ^^ Kesan dan pesan Dika terlampir di foto di bawah ini (maaf kurang kreatif kak :v) Kesannya tuh seperti tulisan saya di atas, kak Yosi itu cantik. Beneran deh, dari awal kita lihat kakak ...

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)