Langsung ke konten utama

QLC

 Quarter life crisis atau biasa disingkat QLC, belakangan istilah ini tidak asing terdengar telinga. Mungkin karena aku sendiri sudah mendekati umur 1/4 abad. Perasaan perasaan insecure karena melihat teman yang seusia sudah punya rumah sendiri, sudah punya penghasilan sendiri, sudah memiliki pasangan hidup, dan segala macam hal berbau duniawi lainnya. 


Padahal Allah sudah berfirman dengan begitu lembutnya di surah Ali Imran ayat 139 yang bunyinya

"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”


See? Allah ga bilang kalo orang yang tinggi derajatnya itu orang yang udah mapan, orang yang udah punya pasangan atau pun orang yang di usia muda udah bisa foya-foya barang-barang branded, bahkan naik haji tiap tahun. Allah bilang orang yang paling tinggi derajatnya itu adalah orang-orang beriman. 


So, ngertikan kenapa kita ga sepantasnya memusingkan hal-hal duniawi itu?

Mending kita musingin udah berapa banyak sih amal kebaikan yang bisa memberatkan timbangan kita di yaumil masyhar kelak. Yuk dicek gimana tilawah hariannya, gimana shalat Dhuha ya, tahajjudnya bolong-bolong engga, dan lain-lain. Kita ga pernah tahu amal kebaikan mana yang mengetuk pintu surgaNya Allah, so do your best only for Him ^^


#punishmentpost
#day6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...