Langsung ke konten utama

Tentang Sebuah Perjalanan

Ketika kenyataan berbenturan dengan keinginan, sering sekali sejuta mengapa timbul dalam benak kita. Padahal bagi orang yang beriman rencanaNya adalah sebaik-baik rencana. 

Sebenarnya saat ini, di usia ini benar-benar banyak sekali kebimbangan yang muncul. Ketika tersadar langsung intropeksi, kenapa sih aku perlu khawatir padahal Allah pilot dalam hidup yang udah mengatur apapun yang terjadi dalam hidupku. 

Berbicara soal takdir, pastinya ia akan hadir di saat yang tepat, di waktu yang tepat, dengan orang-orang yang tepat pula. Orang-orang terbaik yang Allah pilihkan. Bukankah selama ini pun begitu. Begitu banyak nikmat limpahan kasih sayang yang Allah beri. 

Terlalu overthinking sampai menebak-nebak kalo kejadiannya A maka B. Kalo kejadiannya C makan D, membuat kita lama-lama futur nikmat. Maafkan kami ya Rabb.. 

Benarkah hidup itu sebuah pembelajaran. Setelah ku renungkan ada banyak sekali pelajaran yang Allah kasih sepanjang perjalanan hidup. Perjalanan berbeda di setiap fasenya yang insya Allah membuat diri semakin dewasa, semakin paham mana yang baik mana engga. Masya Allah. Tabarakallah. Jika bukan karena karuniaNya ga akan mungkin bisa mencapai titik ini. 

Namun bukan berarti ini titik terakhir. Bahkan setengah perjalanan pun belum tentu. Akan ada banyak lagi pelajaran yang Allah sisipkan dalam kehidupan. Semoga setiap pelajaran akan senantiasa mendekatkan diri padaNya. 

Ya muqolibal qulub tsabit qulubanna 'ala diniik~~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu

Sering banget saat futur rindu pada diri yang dulu... Ya, rindu lama-lama bermunajat, nangis saat shalat malam, hanya karena tahu bahwa kalo tanpa pertolonganNya ga mungkin diri ini bisa kuat menjalani hidup. Rindu begitu ambis mengejar mimpi, sampai tiap malam getol belajar sampai subuh, terus ga tidur lagi. Terkadang hidup rasanya mundur ke belakang, apalagi saat setan mulai sibuk menggoda. Udah tahu setan itu musuh manusia, kok ya mau aja nurut sama setan ya.  Dasar manusia. Anas bin Malik  radhiyallahu ‘anhu  berkata bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa membaca do’a: اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ “ Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat. (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan,...

Muhammad Al-Fatih

 I have so much favorite books. But i will tell about the last book that i read. The title ia Muhammad Al-Fatih 1453. This is one of the best book that I read. This book tell about how Muhammad Al-Fatih grew up, how ulama learned him, how her parents gave them the best lessons from the best teachers, and how he is Obey to syariah. He is the one who never left salah, baik yang wajib maupun rawatib, beliau juga ahli shalat malam yang sebagian besar waktu malamnya dihabiskan untuk bertaqarrub kepada Allah. Semoga kita bisa menjadi salah satu hamba pilihan Allah sepertinya. Semoga Allah berkahi umur kita untuk dapat memberikan sebaik-baik pengabdian untukNya :)

He'll Always Be There

  So when the time gets hard  And there's no way to turn  As He promised  He will always be there  To bless us with His love  He's always watching us, guiding us  And He knows what's deep in our hearts  So when you lose your way to Allah you should turn  'Cause as He promised He will always be there    Di atas adalah sepenggal dari salah satu lagu favoritku yang dinyanyikan Maher Zain. Lagu ini seolah-olah ngeremind kita kalo kita tuh ga sendiri loh di sini, kita ga sendiri di dunia ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita itu udah dapat acc dariNya. Jadi ngapain risau? Kalo Dia udah yakin ngasih kesempatan ke kita, ngasih tantangan ke kita, ngasih ujian ke kita, bahkan ngasih kebahagiaan ke kita, itu karena Allah tahu sebatas mana kemampuan kita dalam menghadapi apapun yang telah ditakdirkan ke kita.   Jadi jika saat ini ada rasa-rasa lelah, ada rasa-rasa kok ini terasa berat ya. Yuk, luruskan lagi niat kita. Niatnya cuma men...